Wednesday, January 12, 2011

Broadcast Message yang cukup mengesankan

Saat aku merasa sudah tidak sanggup memikul beban hidupku yang begitu berat, aku mengakhiri hidupku dengan melompat dari sebuah gedung lantai 11.

Di lantai 10: Kulihat pasangan yg terkenal sangat harmonis dan saling mencintai sedang bertengkar dan saling memukul satu sama lain.

Di lantai 9: Kulihat Peter yang biasanya kuat dan tabah sedang menangis.

Di lantai 8: Lina memergoki tungannya sedang bercinta dengan sahabatnya.

Di lantai 7: Susi sedang minum obat anti depresi.

Di lantai 6: Heng yang pengangguran terus membeli 7 koran untuk mencari lowongan kerja tiap hari.

Di lantai 5: Mr. Wong yang sangat dihormati publik sedang mencoba baju dalam istrinya.

Di lantai 4: Rosa bertengkar lagi dengan pacarnya.

Di lantai 3: Lily sedang memandangi foto suaminya yang meninggal 6 bulan yang lalu.

Di lantai 2: Pak tua sedang mengharapkan seseorang datang mengunjunginya.

Sebelum aku melompat dari gedung, kupikir aku orang paling malang.
Sekarang aku sadar bahwa setiap orang punya masalah dan kekuatirannya sendiri.
Setelah aku liat semuanya itu, aku tersadar bahwa ternyata keadaanku sebenernya tidak begitu buruk.
Semua orang yang kulihat tadi sedang melihat aku.. terkapar meregang nyawa.
Kurasa setelah mereka lihat kondisiku yang menjelang tak bernyawa sekarang, mereka akan berpikir bahwa keadaan mereka sekarang tidak terlalu buruk.

"Bersyukurlah atas dirimu apa adanya.. Karena bila kamu membandingkan dengan orang lain, kamu akan 'terkejut' dengan rahasia hidup mereka."

Dan..
Cintailah dirimu, walaupun seberapa berat masalah yang menimpamu, karena bagaimanapun keadaannya, Anda tetaplah berharga di mata Tuhan dan Anda bisa menjadi alat yang dipakai-Nya, untuk memberikan manfaat bagi orang lain.

Semoga bermanfaat!

*Cerita ini pernah dimuat di buku Life is Wonderful (Andrew Ho)*
--ngajarin bahwa kunci kehidupan itu ya bersyukur atas apa yang kita miliki sekarang ini. :D
God knows best.

Mungkin kau tak menyadarinya

1. Paling tidak ada 2 orang di dunia ini yang dirimu bersedia mati untuk mereka.
2. Paling tidak ada 15 orang di dunia ini yang mencintaimu dengan cara mereka masing-masing.
3.Satu-satunya alasan kenapa seseorang benci padamu adalah karena dia sangat ingin sepertimu.
4. Senyuman darimu dapat membawa kegembiraan pada orang lain, walaupun mereka tidak suka padamu.
5. Setiap malam, SESEORANG memikirkanmu sebelum dia pergi tidur.
6. Kau adalah dunianya SESEORANG.
7. Kau istimewa dan unik bagi SESEORANG.
8. Seseorang yang bahkan tidak kau sadari hadir di dunia ini, mencintaimu.
9. Ketika kau melakukan kesalahan besar, ingatlah ada sesuatu pelajaran baik dari kesalahan itu.
10. Ketika kau berpikir bahwa seluruh dunia meninggalkanmu cobalah pandang ke arah lain.
11. Cobalah ingat semua pujian yang kau terima. Tapi lupakan hinaan.

Jadi...
"..Ketika Tuhan menutup salah satu pintunya Dia selalu membuka pintu yang lainnya, walaupun terkadang perjalanan kesana seperti neraka."

Lebih baik saya menerima sekuntum bunga dan kata-kata manis dari seorang teman pada saat saya masih disini, dari pada 1 truk bunga ketika saya sudah pergi.

*Semoga postingan saya kali ini dapat memberikan hal-hal yang positif bagi semua* :))

Tuesday, January 11, 2011

Love in Perth made me feel so.. wow!

There's a lotta things i wanted to write about.. now all i can think of is the word.. wow. Let's check the synopsis...... Here it is!

Lola (Gita Gutawa), is a 16 years old school girl. She gets scholarship in a famous high school in Perth, Australia. Lola never imagines that Perth will change her life. Start from his apartment roommate, Tiwi (Michella Putri), who slowly changes into some one who hates Lola the most, and her new friend named Ari (Petra), until, a guy named Dhani (Derby Romero). Dhani is a senior, wealthy and handsome student in the class. His relationship with Lola is not more than like a dog and a cat. But then it changes slowly until he can make Lola falls in love.

But when they become closer, and Lola really starts to fall in love with Dhani, Dhani suddenly disappoints her. Dhani’s attitude, arrogance, selfishness, and everything that he did is apparently to use Lola for his self satisfaction. It also causes Lola gets bad scores in her study.

Lola is to busy with Dhani meanwhile Dhani is very busy taking care of him self. Finally, Lola decides to stay away from Dhani. Then the situation changes when Ari starts to fall in love with Lola. By the time their relationship gets apart, Dhani starts to feel missing Lola and then realizes that he actually loves her a lot.
But now, there’s Ari beside Lola.

Lola has to choose between Ari or Dhani… to find her true lobe in a city named Perth.





P.S. If I could, I just wanna keep all scenes in this film and hope it will be real in my life.

Tuesday, January 04, 2011

A good thought to carry

stop looking for the right girl, try to be the right guy